Anak /kemenakan adalah generasi penerus yang akan melanjutkan keturunan agar menjadi generasi penerus yang berkualitas seperti yang diinginkan oleh adat. Oleh karena itu adat di Minangkabau menunjukkan 4 cara mendidik anak/kemenakan dengan cara merujuk kepada alam takambang jadi guru. Keempat cara tersebut adalah :
Caro Baranak Itiak
Cara khas seekor itik beranak menurut alam takambang jadi guru adalah bahwa itik biasanya Cuma pandai bertelur saja, begitu bertelur siitik tidak bisa mengerami telur, apalagi untuk meneteskannya. Untuk bisa meneteskan telurnya biasanya telur itik itu dierami dan ditetaskan oleh ayam. (dibantu oleh ayam yang sedang mengeram juga) apa artinya ini ?.
Caro Baranak Ayam
bebrbeda dengan itik, kalau ayam bertelur biasanya, bisa bertelur sebanyak-banyaknya sepanjang telur yang telah dikeluarkan tidak diambil seluruhnya. Kalau telur tersebut diambil seluruhnya sehingga tidak bersisa sama sekali disangkarnya (ditempat ayam bertelur) dengan serta merta siayam akan berhenti bertelur.Caro Baranak Puyuah.
Kalau cara beranak puyuah lain lagi. Biasanya kalau seekor puyuh bertelur, telur yang telah dikeluarkan oleh si puyuh betina biasanya dierami oleh si puyuh jantan, dan puyuh betina pergi mencari makan, selama puyuh betina mencari makanan puyuh jantanlah yang mencari telur. Cara beranak puyuh ini juga tidak dibenarkan oleh adat Minanagkabau, dan tidak boleh ditiru oleh manusia. Kenapa ?Caro Baranak Balam
Dari 4 cara yang diajarkan oleh adat Minangkabau dalam hal mendidik anak setelah membaca/mencontoh/merujuk pada alam (dalam hal ini itik, ayam, dan puyuh) maka cara keempat inilah yang ideal menurut adat Minangkabau yang harus dicontoh oleh manusia dalam hal mendidik anak sebagai generasi penerus.Bagaimana halnya balam mendidik anak ?. biasanya balam kalau bertelur hanya dua butir saja. Kalau lebih dari dua, misalnya tiga, maka telur yang ketiga akan menjadi sikok (sejenis balam juga). Kemudian selama telur dierami dilakukan secara bergantian oleh balam jantan/betina. Dengan kata lain selama masa mengeram yang mencari makan dilakukan secara bergantian oleh balam jantan/betina.

You must be logged in to post a comment.