Biografi Maestro Penyanyi Minang nan Legendaris, Zalmon

" Bialah diak ujan tangah hari nak nyo tumbuah si rumpuik banto, bia lah diak denai surang diri, kok jo ambo mungkin sansaro" Itulah petikan pedih lagu Minang yang pernah didendangkan oleh Zalmon. Atau lagu paling fenomenal, Kasiak Tujuah Muaro. Sayang sekali sebagai orang Minang jika kita tak pernah meresapi makna lagu di atas.

Siapakah Zalmon?

Sebenarnya nama Zalmon adalah nama panggung saja. Memiliki Nama asli Syamsurizal. Menang ' si Zal' ada masuk sedikit ke dalam nama artinya itu. Tapi nantilah dijelaskan tentang asal usul kenapa penyanyi ini menggunakan nama Zalmon.

Dilahirkan dengan nama kecil Syamsurizal, tepatnya di Jakarta tanggal 15 September tahun 1954. Awal kepopulerannya adalah saat lagu Nan Tido Manahan Hati, seperti kutipan di awal tadi di akhir tahun 80-an. Pada dekade 1990 hiingga 2000 an, produktivitas penyanyi ini pantang kendor. Banyak lagu hits,seperti Ratok Padi Ampo, Di seso Bayang, Buruak Sisiak, Kasiak 7 Muaro, Sapayuang Bajauah Hati.

Puncak popularitas Zalmon ini bisa disejajarkan dengan legenda musisi Minang sekelas Tiar Ramon, Ernie Djohan dan Elly Kasim yang telah dahulu terkenal di era sebelumnya.

Sekilas tentang keluarga Zalmon, sang Legenda memiliki 5 anak dan seorang Istri yang bernama Nuraida.

Penyanyi dengan suara khas meratap parau ini menempati posisi khusus di hati fans. Seandai kata sedang putus cinta, dengarkanlah lagu lagu Zalmon. Meratap sampai pagi, berbasah selimut jadinya.

Syamsurizal? Kenapa jadi Zalmon?

Nama Zal diambil dari nama belakangnya. SyamsuriZAL. Sementara dari MON adalah diungkap Uncu Musfar (produser rekaman pertama Zalmon di Tanama Record) diambil dari Tiar Ramon yang juga penyanyi legendaris Minang. Karena kemiripan ciri khas dalam lagunya itu, maka di sisipi MON. " Zal yang mirip Ramon, Ya Zalmon". Untuk si Zal zal lainnya, karena kalian tak mirip Tiar Ramon, makanya tak jadi Zalmon Muehehehe.

Semasa hidupnya, lebih dari 120 album dikeluarkan Zalmon. Semua merk dapur rekaman, seperti Tanama Record, Pitunang Record, Planet Record, Sinar Padang, Gita Firma pernah 'mengambil' suara Zalmon ini. Beliau juga sempat memiliki rumah produksi Zalmon Record.

Dikalangan teman-temannya Zalmon dikenal baik sebagai seorang yang pandai bergaul. Selain itu banyak penyanyi lainnya yang terinspirasi dari Zalmon. Hal ini diakui oleh Nedi Gampo, yang juga tak kalah populer pada eranya dengan ratok garah.

Namun semua ada masanya. Manusia hidup dalam hitungan karunia usia. Bertepatan tanggal 25 Mei 2011 pukul 11.30 sang Legenda Menghembuskan nafas terakhir beliau di Rumah Sakit Yarsi (Ibnu Sina) Padang pada usia 57 tahun. Lah laruik hati kito nan tingga!





Bacokok cokok saketek dari:
http://hijrahlai.blogspot.co.id/
https://id.wikipedia.org/wiki/Zalmon

Suka Artikel Ini? Tetap dapatkan Informasi dengan Berlanggana via email

Comments

You must be logged in to post a comment.

Artikel Terkait
About Author

Dulunya ditulis di anakminang.com