Sains

Nayla Anggun Rafita Des 9, 2025, 7:19 pagi
Rabies merupakan penyakit zoonosis mematikan dengan tingkat kelangsungan hidup yang sangat rendah setelah gejala muncul. Untuk mengatasi keterbatasan vaksin konvensional yang mahal, dan harus disuntikkan, konsep edible vaccine mulai dikembangkan dengan memanfaatkan tanaman konsumsi seperti tomat yang mudah dibudidayakan dan direkayasa. Melalui pendekatan bioinformatika (in silico), glikoprotein G virus rabies dianalisis untuk memprediksi epitope paling imunogenik yang kemudian dioptimasi agar dapat diekspresikan dalam buah tomat. Jika antigen ini berhasil diproduksi stabil dalam tomat dan mampu memicu respons imun, vaksin yang tumbuh di kebun dapat menjadi inovasi murah, efektif, dan mudah diakses bagi daerah endemik rabies, meskipun pengembangannya masih menghadapi tantangan seperti degradasi protein dan variasi ekspresi pada tanaman.
Read More
gya hae Jul 15, 2025, 10:37 pagi
Akhir-akhir ini banyak orang di berbagai daerah Indonesia merasa cuaca terasa lebih sejuk—bahkan dingin, terutama di pagi dan malam hari....
Read More
Ragam Tips Agt 3, 2021, 1:07 pagi
Bagaimana mengatasi perut kembung kambing - kembung atau dingin adalah salah satu masalah yang dihadapi oleh banyak petani dengan ruminansia...
Read More
Nabila Belqis Jun 3, 2021, 11:11 malam
Mudskipper berbeda dengan sejenis kodok atau amfibi lainnya, adaptasi fisiologi dan morfologi yang membuatnya memiliki tingkahlaku mirip dengan kodok
Read More
rizki ramadhan Apr 23, 2021, 3:42 pagi
Sambaran petir mengandung fosfor yang dapat memperngaruhi kehidupan di Bumi.
Read More
Artikel Populer
Recent Articles
Des 19, 2025, 11:31 siang Saiful Kameli
Des 9, 2025, 7:19 pagi Nayla Anggun Rafita
Agt 12, 2025, 7:16 pagi Saiful Kameli
Agt 5, 2025, 6:45 pagi Raka navisa