Petir Memiliki Peranan Penting Bagi Perkembangan Kehidupan di Bumi

Sebuah studi baru menyatakan bahwa sambaran petir yang menghantam bumi setelah itu  formasinya kemungkinan telah membuka elemen kimia yang diperlukan untuk mendukung awal mula kehidupan

Para peneliti mengatakan bahwa petir mungkin telah menyuplai cukup fosfor untuk bumi sepanjang miliaran tahun awal setelah planet dibentuk. Para ahli sains meyakini kehidupan dimulai di bumi ini sekitar 3.5 sampai 4.5 miliar tahun yang lalu

fosfor merupakan sebuah elemen penting untuk formasi kehidupan. Fosfor membantu pembentukan struktur sel dan mendukung DNA, Material sekarang ini di hampir semua organisme makhluk hidup. Tetapi di awal pembentukan bumi, fosfor diyakini telah terkunci  di dalam mineral yang tak bisa larut dengan air.

Hingga saat ini, itu secara luas dipercaya bahwa batu meteor yang menghantam bumi terutama bertanggung jawab atas kehadiran makhluk hidup. Beberapa batu meteor mengandung sebuah mineral fosfor yang disebut schreibersite, sebuah mineral yang sangat aktif yang bisa membentuk molekul organik

Tetapi saat petir menyambar permukaan tanah, itu dapat menciptakan batu kaca disebut fulgurites dengan tekanan yang sangat besar dan terkadang menguapkan batu ke permukaan. Proses ini membebaskan fosfor yang terkunci di dalam.  Sebagai hasilnya, fulgurites ini dapat mengandung schreibersite, yang larut dalam air, dimana kehidupan dianggap telah terbentuk.

Para ahli di amerika serikat dan inggris memperkirakan bahwa awal pembentukan bumi dilihat satu sampai lima miliar tahun petir menyambar menghantam bumi setiap tahunnya membandingkan ke sekitar 560 tahunan hari ini. Itu akan menambah sampai 1 triliun sambaran setelah miliaran tahun, membentuk kurang lebih 1 miliar fulgurites.

para peneliti mengatakan mineral fosfor disebabkan oleh sembaran petir ditemukan  lebih tinggi yaitu sekitar 3.5 miliar tahun yang lalu. Ini adalah tentang usia fosil yang paling awal yang secara luas diterima adalah mikroorganisme, para peneliti temukan.

Sambaran petir, oleh sebab itu, kemungkinan merupakan bagian penting dari munculnya kehidupan di bumi, kata Benjamin Hess, seorang lulusan universitas yale di bidang kebumian dan planet sains. Dia merupakan penulis utama dari studi tersebut.

Hess memberitahu agensi berita reuters bahwa tak seperti hantaman batu meteor yang umumnya menurun dari waktu ke waktu, sambaran petir dapat terjadi secara terus menerus dalam sejarah pembentukan planet. Dia menambahkan bahwa ini berarti sambaran petir mungkin juga menjadi sebuah elemen yang sangat penting untuk mencukupi kebutuhan fosfor bagi kemunculan kehidupan di muka bumi seperti planet lainnya.

Suka Artikel Ini? Tetap dapatkan Informasi dengan Berlanggana via email

Comments

You must be logged in to post a comment.

Artikel Terkait
About Author