Ini Administrasi tes EPPS

Cara Administrasi tes EPPS

Pada artikel kali ini Admin akan membahas Administrasi Tes EPPS (Edward Preference Schedule Test).  Cara Administrasi Tes EPPS sebenarnya tidaklah rumit selama anda mengetahui apa itu Tes EPPS, Kegunaan ALAT Tes EPPS dan Proses Administrasi EPPS

Sekilas Tentang Alat Tes EPPS


Alat Tes EPPS (Edward Personality Preference Schedule) adalah alat tes kepribadian (Personality Test) untuk mengukur (melakukan psikogram) tingkat dan tipe kepribadian seorang individu. alat Tes ini dilandaskan dan berkembang dari teori kepribadian seseorang ahli bernama H. A Murray, yang meliputi 15 kebutuhan (needs) yang wajib dimiliki seseorang yang normal. Pak Edward dalam penelitiannya menyiapkan kumpulan butir soal soal yang sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Alat Tes EPPS biasanya dipakai orang-orang yang mau tes masuk kerja kantoran.

Kegunaan Alat Tes EPPS

Alat Tes EPPS sering dikategorikan sebagai suatu "power test" yaitu alat tes yang tak dibatasi waktu pengerjaannya. Sehingga, lebih ditekankan pada penyelesaian tugas bukan kecepatan waktu tes. Dalam mengisi alat tes EPPS wajib semua butir soal harus dijawab, bila ada satu saja butir soal yang tak terjawab maka interpretasi yang akurat sulit dilakukan. alat Tes EPPS dapat diterapkan secara perorangan maupun kelompok. Tujuan awalnya adalah untuk penggunaan kegiatan konseling dan ditujukan untuk orang-orang yang normal (Karmiyati & Suryaningrum, 2005).


Proses Administrasi TES EPPS

  Jenis tes
 
Tes EPPS ini termasuk di dalam jenis:
1.      Tes verbal, artinya materi tes diberikan dalam bentuk tulisan.
2.      Tes individu atau kelompok, artinya dapat diberika secara individual maupun kelompok.
 
  Jumlah soal
Jumlah soal dalam tes ini terdiri dari 225 pasangan pernyataan-pernyataan. Di muka setiap pasangan pernyataan-pernyataan itu ada huruf A untuk pernyataan pertama, dan huruf B untuk pernyataan kedua.
 
 DURASI  Waktu TES EPPS
Waktu dalam mengerjakan tes ini adalah tidak terbatas, dengan maksud agar peserta lebih teliti dan lengkap, sehingga tidak satu pernyataan pun ada yang terlewati.
 
 

Prosedur pengerjaan TES EPPS


Prosedur pengerjaan tes ini adalah :
 
  1. Peserta diminta untuk mengisi identitas yangs sesuai pada lembar kerja (nama, umur, jenis kelamin, dan tanggal tes)
  2. Membagikan Buku Persoalan kepada peserta
  3. Bila tes diberikan secara individual, peserta diminta untuk membaca petunjuk-petunjuk pelaksanaan tes terlebih dahulu. Dan setelah jelas akan tugasnya, peserta dipersilakan menyelesaikan tes tersebut tanpa ada yang terlampaui atau terlewati.
  4. Bila diberikan secara massal, Pemimpin pemeriksaan (PP.) hendaknya membacakan petunjuk-petunjuk, intruksi dan contoh pelaksanaan  test terlebih dahulu dan menerangkan isi petunjuk tes tersebut.
  5. Di muka setiap pasangan pernyataan-pernyataan itu ada huruf A untuk pernyataan pertama, dan huruf B untuk pernyataan kedua. Kepada peserta (OP) diminta untuk memilih salah satu pernyataan dari setiap pasangan pernyataan-pernyataan itu yang dianggapnya paling sesuai dengan dirinya, dan bukan yang dianggap umum dan ideal atau wajar  oleh masyarakat di linggkungannya.
  6. Jawaban yang telah dipilih peserta ditulis pada kertas jawaban yang telah disediakan, dengan cara melingkari huruf A atau B yang dipilihnya.
  7. Pada halaman muka pada buku PERSOALAN , ada petunjuk dan contoh pelaksanaan test. Peserta-peserta yang masih belum mengerti dengan jelas persoalannya, dapat membaca sekali lagi.
  8. Bila peserta telah selesai mengerjakan tes ini, diminta lagi untuk mengecek kembali secara teliti.
  9. Waktu pengerjaan tes ini adalah 40 sampai 60 menit. Pembatasan waktu tidak mutlak diberikan dengan tujuan agar subyek bisa mengerkjakan tes ini dengan teliti dan lengkap tanpa ada yang terlampaui.

 
 
 
 
 
 
 
 
Setelah Tes EPPS Selesai, langkah berikutnya adalah bagi tester melakukan skoring dan Interpretasi Hasil Tes EPPS
 

Suka Artikel Ini? Tetap dapatkan Informasi dengan Berlanggana via email

Comments

You must be logged in to post a comment.

Artikel Terkait
About Author

Calon Sarjana Ekonomi | Aktif Coret Coret di Internet