Nasionalisme dengan Matematika

Penanaman sikap nasionalisme yang terkemas dalam mata pelajaran Matematika menuntut pemahaman uru tentang konsep dan nilai-nilai nasionalisme itu sendiri, dengan pemahaman yang baik mengenai nilai nasionalisme maka guru akan lebih mudah dalam menyusun Silabus dan RPP dalam proses pembelajaran seperti memuat materi dan penilaiannya. Berdasarkan Permendikbud nomor 24 tahun 2016 tentang Kompetensi Dasar dan Kompeteni Inti maka ada beberapa nilai pendidkan karakter yang dapat dikembangkan melalui pendidikan Matematika dalam pembelajaran Matematika yang juga mencakup karakteristik Matematika diantaranya, yaitu :

1)  Disiplin

Karakter disiplin dapat terbentuk dalam pelajaran Matematika, karena dalam Matematika siswa diharapkan mampu mengenali suatu keteraturan pola, memahami aturan dan konsep-konsep yang telah disepakati. Nilai karakter yang diharapkan dalam belajar Matematika adalah seseorang diharapkan mampu bekerja secara teratur dan tertib dalam menggunakan aturan-aturan dan konsep-konsep. Konsep Matematika tidak boleh dilanggar karena dapat menimbulkan kontradiksi.  Ketertiban dan keteratura ini diharapkan akan berimbas dalam perilaku sehari-hari utamanya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal yang bisa dilakukan guru dalam menanamkan karakter disiplin adalah:

a)      membiasakan siswa melakukan pekerjaan secara teratur seperti dalam algoritma penyelesaian masalah Matematika,

b)      menggunakan aturan-aturan dan konsep-konsep yang telah disepakati dalam menyelesaikan persoalan matematika,

c)      membiasakan siswa mengerjakan tugas secara teratur, tertib, dan tepat waktu,

d)     menegur siswa yang melanggar aturan-aturan yang telah disepakati.

2)  Jujur

Matematika tidak menerima generalisasi berdasarkan pengamatan (induktif) walaupun pada  tahap-tahap awal contoh-contoh khusus dan ilustrasi diperlukan. Namun untuk generalisasi harus berdasarkan pembuktian deduktif. Karakter yang dapat membentuk jiwa seseorang, bahwa seseorang tidak akan mudah percaya pada isu yang belum jelas kebenarannya. Kepribadian yang terbentuk diharapkan adalah sesorang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan dan perbuatan. Konsep Matematika abstrak yang disusun secara aksiomatik deduktif. Hal yang bisa dilakukan guru dalam menanamkan karakter jujur adalah:

a)      mengarahkan siswa kepada pilihan langkah yang tepat dalam membuktikan suatu pernyataan Matematika,

b)      memberikan punishment yang mendidik kepada siswa yang mencontek temannya saat mengerjakan tugas atau saat ulangan,

c)      memberikan kesempatan dan reward kepada siswa untuk mengemukakan pendapat tentang suatu pokok diskusi,

d)     melarang siswa menggunakan alat komunikasi pada saat ulangan, ujian atau pun pada saat pembelajaran,

e)      transparansi penilaian kelas, siswa mengoreksi pekerjaan sendiri sesuai norma yang ditetapkan.

 

3)  Kerja Keras

Karakter yang ingin dibentuk adalah daya juang dan tidak mudah putus asa. Dalam belajar Matematika, seseorang harus teliti dan tekun dalam memahami informasi yang tersirat dan tersurat. Ada kalanya seseorang keliru dalam pengerjaan suatu perhitungan, namun belum mencapai hasil yang benar, maka seseorang diharapkan dapat dengan sabar melihat kembali apa yang telah dikerjakan secara tertib dengan teliti, tidak mudah menyerah terus berjuang untuk menghasilkan suatu jawaban yang benar. Hal yang bisa dilakukan guru dalam menanamkan karakter kerja keras adalah:

a)      membuat tugas proyek yang melibatkan beberapa teorema dimana semua saling terkait mendukung dalam upaya mencari penyelesaian,

b)      membiasakan semua siswa mengerjakan semua tugas yang diberikan selesai dengan baik pada waktu yang telah ditetapkan,

c)      mengajak siswa untuk semangat dalam menyelesaikan soal yang membutuhkan uran panjang.

d)     memberikan  kesempatan kepada siswa untuk mencari informasi, tentang materi pelajaran ke teman, guru ataupun pihak lain,

e)      membiasakan siswa untuk mengutarakan pendapatnya saat diskusi kelas.

4)  Kreatif

Seseorang yang belajar Matematika akan terbiasa untuk kreatif dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapinya. Kemampuan berpikir kreatif akan memudahkan setiap indivudu dalam melakukan aktivitas dan menggali potensi dirinya (McGregor, 2007). Dalam menyelesaikan persoalan ada yang dapat menyelesaikan dengan cara yang panjang, namun ada pula yang mampu mengerjakan dengan singkat. Bila seseorang terbiasa menyelesaikan permasalahan Matematika, maka orang tersebut akan terbiasa memunculkan ide yang kreatif yang dapat membantunya menjalani kehidupan secara lebih efektif dan efisien. Hal yang bisa dilakukan guru dalam menanamkan karakter jujur adalah:

a)      mengarahkan siswa untuk menemukan solusi suatu permasalahan dengan cara yang beragam,

b)      mengajukan berbagai pertanyaan berkenaan dengan suatu pokok bahasan untuk memancing gagasan siswa,

c)      memberikan tugas yang menantang munculnya daya pikir kreatif,

d)     menyusun soal yang memungkin jawaban bermacam-macam,

e)      menerapkan metode pembelajaran yang inovatif,

f)       menggunakan berbagai alat penilaian,

g)      mengajak siswa menyusun  berbagai media pembelajaran yang menarik.

 

5)  Rasa ingin tahu

Memunculkan rasa ingin tahu dalam Matematika akan  mengakibatkan seseorang terus belajar dalam sepanjang hidupnya, terus berupaya menggali informasi-informasi terkait lingkungan di sekitarnya, sehingga menjadikannya kaya akan wawasan dan ilmu pengetahuan. Rasa ingin tahu membuat seseorang mampu menelaah keterkaitan, perbedaan dan analogi, sehingga diharapkan mampu mampu menyelesaikan masalah dengan baik dengan pemikiran yang rasional (masuk akal). Hal yang bisa dilakukan guru dalam menanamkan karakter rasa ingin tahu adalah

a)      mengajak siswa untuk membuktikan kebenaran suatu teorema,

b)      memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya kepada guru atau teman tentang materi Matematika,

c)      mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait materi,

d)     menciptakan suasana kelas yang mengundang rasa ingin tahu,

e)      mengajak siswa untuk mencari informasi dari berbagai sumber.

 

6)  Mandiri

Dalam pelajaran Matematika kita senantiasa menghadapi tantangan, berbagai permasalahan yang menuntut kita untuk menemukan solusi atau penyelesaiannya. Siswa harus mampu memiliki sikap yang tidak mudah bergantung pada orang lain, namun berupaya secara mandiri untuk menyelesaikan tugas-tugas yang dihadapi dengan baik. Matematika yang memiliki objek abstrak yang berkembang untuk menghadapi tantangan perkembangan ilmu pengetahuan lain. Hal yang bisa dilakukan guru dalam menanamkan karakter mandiri adalah:

a)      melatih siswa untuk terampil berhitung sederhana tanpa menggunakan alat hitung,

b)      menciptakan suasana kelas yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerja sendiri,

c)      meminta siswa untuk mengerjakan sendiri tugas individu yang diberikan,

d)     memantau kerja siswa secara mandiri,

e)      memberi kesempatan kepada siswa untuk menentukan kelompok diskusinya sendiri,

f)       meminta siswa mengerjakan dan menjelaskan soal di papan tulis.

 7)  Tanggung Jawab

Kebiasaan disiplin dalam bernalar yang terbentuk dalam mempelajari Matematika melahirkan suatu sikap tanggung jawab atas pelaksanaan kewajiban yang seharusnya dilakukan, baik tanggung jawab terhadap diri sendiri, orang tua, negara, dan Yang Maha Kuasa. Matematika dipelajari secara khusus untuk kepentingan pengembangan Matematika, juga bertanggung jawab untuk menunjang pengembangan pengetahuan lain. Pembelajaran Matematika mampu menginspirasi siswa dalam mengambil tanggung jawab atas keputuan yang dipilih (Treisman, 2009:372). Hal yang bisa dilakukan guru dalam menanamkan karakter tanggung jawab adalah:

a)      mengajak siswa untuk menganalisi suatu pernyataan dan mnegaikan dengan fakta yang ada,

b)      memberikan tugas secara mandiri tetapi berpengaruh pada nilai kelompok,

c)      membiasakan siswa untuk mengerjakan soal latihan yang diberikan,

d)    membiasakan siswa untuk berani mengemukakan alasan atas pendapatnya.

Suka Artikel Ini? Tetap dapatkan Informasi dengan Berlanggana via email

Comments

You must be logged in to post a comment.

About Author