Sebagai orang yang cukup susah bergaul. Lama-kelamaan, perasaan tersebut akan sangat mengganggu. Banyak potensi dalam diri terkubur akibat perasaan ini.
Banyak orang yang tidak bisa melakukan hal sendirian. Pasti selalu mencari teman ketika akan melakukan sesuatu. Dan kalau tidak ada teman, maka keinginan tersebut tidak dilakukan. Keinginan tersebut terpaksa dikubur dalam-dalam.
Hal ini sangat berhubungan dengan konser. Bayangkan saja, kalau semisal band atau musisi favorit kalian datang berkunjung ke daerah kalian. Namun, kalian merasa malu untuk datang ke konser tersebut. Hal yang akan terjadi adalah kalian akan menyesal dan hanya bisa berharap bahwa momen itu bisa datang kembali. Tetapi pada kenyataannya, kesempatan tidak datang dua kali.
Jadi, tulisan ini mungkin bisa jadi referensi untuk kalian sebagai orang yang susah bergaul, tetapi ingin menonton konser sendirian.
1. Pahami Acara yang akan Dikunjungi
Memahami acara yang akan dikunjungi adalah langkah paling awal. Sekarang, semua informasi sudah ada pada media sosial. Selain dapat dengan mudah mengakses informasi tersebut, waktu juga semakin efisien.
Hal ini penting karena sebagai penonton, informasi adalah segalanya. Terkait tempat, waktu, hal-hal yang disediakan, penukaran tiket, open gate, dan lain sebagainya. Pahami betul isi dari informasi tersebut.
Kalian sebagai orang yang hendak menonton juga bisa untuk DM ke akun event tersebut jika ada hal yang ingin ditanyakan, atau bahkan keluhan sekalipun. Meskipun, tidak selamanya akan dibalas. Jangan malu untuk bertanya.
Selain itu, hal yang penting lainnya adalah keaslian acara. Jangan langsung beli tiket jika event tersebut masih belum punya track record yang jelas. Baca dan cari informasi di berbagai sumber.
Pelajari terkait dengan siapa saja orang-orang yang ada di belakangnya. Karena marak sekali penipuan tiket konser hari ini.
2. Pelajari Do’s & Don’ts
Ada beberapa barang larangan yang sering ada ketika menonton konser. Hal yang paling umum adalah membawa senjata tajam, narkoba, minuman keras, dan lain sebagainya. Akan tetapi, banyak juga event musik yang melarang banyak perintilan kecil. Contohnya seperti rokok, make up, ikat pinggang, cermin, air minum, dan hal-hal kecil lainnya.
Ketika kalian secara sengaja atau tidak sengaja melanggar hal tersebut, pilihannya ada dua. Antara disita atau dititipkan. Ketika ada event musik yang cukup besar, penitipan perintilan barang kecil tak selamanya proper. Akan ada potensi untuk tertukar atau potensi terburuknya adalah tidak kembali.
Dan hal ini akan merujuk pada langkah selanjutnya.
3. Bawa Barang Seperlunya
Karena kalian menonton konser sendirian, usahakan bawa barang secukupnya. Hal-hal yang penting menurut adalah dompet, gawai, kartu identitas, tiket, dan uang. Atau bisa juga jas hujan kalau saja pada masa itu sedang musim hujan. Selebihnya opsional.
Biasanya, ada banyak venue yang menyediakan minum dan kalian bisa memaksimalkan hal tersebut. Membawa banyak barang sangat tidak efektif. Selain karena ribet, akan ada potensi kemalingan.
Poin ketiga ini berkorelasi dengan poin sebelumnya. Tak perlu membawa banyak, tapi bawa hal-hal yang penting saja. Jadi, bijaklah dalam hal ini. Ingat, kalian sedang menonton konser sendirian.
4. Memakai Pakaian yang Nyaman
Kalian bebas memakai pakaian yang kalian inginkan, yang penting nyaman. Hal ini penting karena akan memengaruhi tingkat kepercayaan diri kalian. Kenyamanan pakaian terkadang membuat diri kalian menjadi lebih percaya diri. Nyaman itu berguna bagi kalian, jadi tak perlu memikirkan pikiran orang lain.
Nyaman bukan berarti berpakaian seadanya. Kalian boleh pakai perintilan aksesoris dan lain sebagainya. Nyaman di sini adalah pakaian yang membuat kalian menjadi diri sendiri. Pakaian yang nyaman juga mendukung mood kalian ketika menonton konser.
5. Buang Rasa Malu
Nikmati momennya, jangan sering-sering bermain gawai. Manfaatkan momen ini, untuk berinteraksi dan membangun relasi. Bermain gawai itu masih bisa nanti, masih bisa besok. Tak perlu rasanya berlama-lama menatap layar fana tersebut.
Buang rasa malu adalah kunci utama dalam membangun relasi. Perasaan malu akan selalu ada, tapi itu bisa dipikir nanti. Ada beberapa opsi basa-basi yang sering kali masih berfungsi ketika ingin membuka obrolan.
“Eh.. suka band …. juga? (Sambil menatap kaos band)”
Atau mungkin contoh lain.
“Gimana acara ini menurutmu?”
Ada juga opsi lain kalau kalian bingung cara membuka obrolan, karena contoh di atas terkesan frontal.
“Numpang duduk ya? BTW kenalin aku....”
Sebenarnya bebas kalian ingin ngobrol apa, tak perlu terikat dengan apa yang disarankan. Kuncinya hanya berani, sisanya mungkin malu. Toh, kalau tidak lancar bisa kalian tinggalkan orang tersebut. Namun, kalau akrab, kalian bisa membangun relasi baru.
6. Mengabari Orang Terdekat Ketika Pulang.
Memberi kabar pada orang terdekat ketika pulang adalah langkah terakhir ketika menonton konser sendirian. Karena kalian menonton konser sendirian, pastikan orang terdekat kalian tahu. Bisa orang tua, sahabat, teman, pacar, teman kos, atau yang lainnya.
Sebelumnya, pastikan orang lain tahu kalian menonton konser. Jangan mengabari secara tiba-tiba, yang ada malah membuat orang lain kebingungan. Hal ini penting karena agar orang lain tahu dan dapat mengetahui kalau semisal ada apa-apa saat perjalanan pulang.
Lalu, jangan lupa mengabari kembali ketika kalian sudah sampai rumah atau kos, jangan ujug-ujug langsung tidur. Yang ada kalian membuat khawatir orang lain.
Sekian dari langkah singkat di atas. Uraian langkah tersebut juga berlaku pada event yang lain seperti book party, nobar, seminar, undangan pesta, dan lain sebagainya. Kalian juga bisa berimprovisasi dan tidak berpatok pada tulisan ini.
Jadi, bersenang-senanglah.

You must be logged in to post a comment.