Apa yang Dimaksud dengan Indeks Harga?

Pengertian indeks harga adalah sebuah standar ukuran yang memperlihatkan perubahan harga dari waktu ke waktu. Ciri ciri indeks harga adalah : digunakan sebagai instrumen pengukur harga ; berupa komparasi dari sebuah harga dan berupa instrumen dalam menunjukan perubahan harga dari satu atau lebih jenis barang.

Peran Indeks harga dalam ekonomi adalah:

  1. menjadi barometer dari keadaa ekonomi secara general. Contohnya indeks harga yang diterima nelayan. Ini bisa menjadi bentuk deskripsi kemakmuran bidang pengolahan hasil laut.
  2. Menjadi pedoman untuk menentukan kebijakan dan administrasi.
  3. sebagai faktor deflator, yaitu pengaruh perubahan harga dapat dihilangkan dengan membagi nilai  tertentu dengan indeks harga yang sesuai.
  4. menjadi pedoman untuk pembelian barang.
  5. menjadi pedoman dalam penentuan gaji buruh.

Langkah dalam penyusunan indeks harga

adalah : i) perumusan tujuan ; ii)mencari sumber data yang relevan ; iii) mengambil data dari sampel ; iv) memilih dasar tahun ; v) menggunakan faktir penimbang ; dan penggunaan metoda tertentu.
 
Indeks harga juga bisa digunakan sebagai tolok ukur inflasi. Berikut beberapa contoh indeks harga yang digunakan untuk mengukur inflasi.
  • Gross National Product Deflator : pengukuran inflasi yang mana pada satu periode didasarkan dengan perhitungan GNP riil hingga ke GNP sekarang dan melibatkan semua produksi.
  • Indeks harga konsumen : pengukuran perubahan harga berdasrkan kelompok baaarng konsumsi yang dibeli konsumen. Fungsi utama dari hal ini adalah untuk memungkinkan konsumenmenentukan pengaruh harga terhadap daya beli mereka. Kemudian ini jua sebagai indikator ekonomi serta bisa digunakan untuk menentukan nilai daya beli mata uang tertentu.
  • Indeks harga Perdagagan Besar adalah angka yang menunjukkan perubahan yang terjadi pada harga pembelian barang oleh pedagang besar. Biasanya digunakan untuk membandingkan harga dalam 2 periode, bukan mengukur kualitas dan kuantitas.
  • Indeks harga yang diterima dan dibayar petani.  Semua penghasilan dan diperoleh petani dan semua yang dibayarkan petani baik demi kepentingan produksi ataupun pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Metode Penghitungan Indeks Harga

Dalam pengukuran indeks harga digunakan metode tertentu. Ini bersesuaian dengan langkah menyusun perhitungan indeks harga sebagaimana telah disebutkan di atas tadi. Ada 2 metode yang bisa digunakan yaitu metode indeks harga tak tertimbang dengan agreratif sederhan dan dengan metode indeks harga tertimbang.


Indeks Harga tak Tertimbang

Dalam menggunakan metode ini semua barang dianggap sama dan diakumulasikan dengan agregat, baik untuk tahun dasar ataupun tahun yang akan dihitung indeks harganya.
Angka Indeks Harga : $I_{A}=\frac{\sum Pn}{\sum Po}x100$
Angka Indeks Kuantitas : $I_{A}=\frac{\sum Qn}{\sum Qo}x100$
Angka Indeks Nilai : $I_{A}=\frac{\sum Pn.Qn}{\sum Po.Qo}x100$
 
Keterangan:
Pn = Harga pada tahun yang dicari
Po = Harga tahun dasar
Qn = jumlah/kuantitas pada tahun yang dicari
Qo = Jumlah/kuantitas pada tahun dasar.
Semua hasil dalam satuan %.
 

Indeks Harga Tertimbang

Ada beberapa metode yang termasuk metode ini.
1) metode agreratif sederhana
Rumus yang digunakan : $I_{o-n}=\frac{\sum W.Pn}{\sum W.Po}x100$
Keterangan : 
$I_{o-n}$ = indeks harga tahun n dengan tahun dasar o
W = bobot/faktor penimbang
Pn = harga tahun ke-n
Po = harga tahun dasar.
 
2) metode Laspeyres
Rumus yang digunakan : $I_{Laspeyres} = \frac{\sum (Pn.Qo)}{\sum(Po.Qo)}x100$.
 Qn = jumlah pada tahun n ; Qo = jumlah pada tahun dasar.
 
3) metode Paasche
Rumus yang digunakan : $I_{paasche} = \frac{\sum (Pn.Qn)}{\sum(Po.Qn)}x100$.
 
4) metode Marshall
Rumus yang digunakan : $I_{marshall} = \frac{\sum (Qn.Qo).Pn}{\sum(Qn.Qo)Po}x100$.
*Semua hasil dalam bentuk persen.

Suka Artikel Ini? Tetap dapatkan Informasi dengan Berlanggana via email

Comments

You must be logged in to post a comment.

Artikel Terkait
About Author

Calon Sarjana Ekonomi | Aktif Coret Coret di Internet