Teror pria keluarkan alat kelamin bikin merasahkan warga Indramayu

INDRAMAYU ,-Seorang pria yang belum diketahui identitasnya menebar teror asusila. Ia dengan sengaja mengeluarkan alat kelamin di depan perempuan.

 

Teror pamer alat kelamin terjadi di Desa Bangkaloa Ilir, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu. Dalam dua pekan terakhir, setidaknya terjadi dua peristiwa pamer alat kelamin yang menyasar para wanita itu.

 

Berdasarkan informasi, teror pertama terjadi di jalan raya Bangkaloa Ilir, tidak jauh dari SPBU. Seorang pegawai SPBU mengaku melihat gerak-gerik seorang pria.

 

Ketika pria tersebut tidak tampak mengeluarkan kelaminnya, ditampilkan kepada wanita yang ada di lokasi yang sama.

Selang satu minggu, peristiwa serupa menimpa seorang ibu rumah tangga (IRT) di RT 6 RW 2 Desa Bangkaloa Ilir.

 

Persitiwanya terjadi saat ibu rumah tangga itu sedang menyiram kembang di halaman rumahnya. Tiba-tiba muncul seorang pria, sekitar 20 meter, berdiri menghada IRT tersebut.

 

Awalnya IRT tidak curiga, namun ketika ia memperhatikan kembali, pria itu tiba-tiba mengeluarkan alat kelamin ke arahnya.

 

IRT itu menarik ke dalam, berniat mengambil handphone dengan tujuan merekam aksi asusila pria mesum itu. Namun saat kembali, pria tersebut sudah tidak tampak.

Ihwal teror pria mesum itu dibenarkan suami korban, NB. Menurut dia, sebelum istrinya, ia sempat mendengar cerita teror alat kelamin di dekat SPBU.

 

"Benar, istri saya yang melihat langsung aksi pria mesum pamer alat kelaminnya. Ciri-ciri pria itu, tinggi sedang, perawakan kurus dan kepala agak botak," kata NB, Rabu 13 Oktober 2021.

 

Sekadar informasi, perilaku teror pria di Kabupaten Indramayu ini sering disebut sebagai ekshibisionis. Ekshibionisme sendiri merupakan gangguan kesehatan mental dengan fokus mengekspos alat kelamin seseorang untuk mendapatkan kepuasan seksual.

Atau dengan kata lain, ekshibisionisme adalah penyimpangan seksual (sexual deviation) yang ditandai dengan adanya perilaku memperlihatkan alat kelamin seseorang pada orang asing.

 

Perilaku ini dilatarbelakangi dengan adanya fantasi seksual dan dorongan seksual yang kuat.

 

Suka Artikel Ini? Tetap dapatkan Informasi dengan Berlanggana via email

Comments

You must be logged in to post a comment.

About Author