Prinsip dan Tujuan Manajemen Sekolah

Manajemen sekolah menurut James Jr adalah proses mendayagunakan sumber manusiawi oleh pihak penyelenggara sekolah dengan memperhitungkan efektivitas. Manajemen sekolah ini juga dikenal dengan istilah manajemen berbasis sekolah.

Manajemen sekolah merupakah hal pembaharuan dalam dunia pendidikan. Pada manajemen sekolah akan diberikan wewenang atau otonomi seluas-luasnya pada tingkat sekolahuntuk mengkerangka kebijakan pendidikan nasional.

Tujuan Manajemen Sekolah

Tujuan utama dalam manajemen sekolah adalah untuk menyeimbangkan struktur kewenangan antara sekolah, pemerintah (daerah dan pusat) dalam penyelenggaraan proses manajemen. Ini tentu saja akan memberikan dampak efisiensi yang lebih baik pada manajemen pendidikan.
 
Lebih lanjut, manajemen sekolah bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini membuka kesempatan besar bagi sekolah untuk mandiri dan berinisiatif dalam pengelolaan serta mendayagunakan sumber daya yang dimiliki.
 
Selain itu, manajemen berbasis sekolah ini juga akan meningkatkan kepedulian warga sekolah serta masyarakat dalam menyelenggarakan penduukan. Ini akan terlihat dari pengambilan keputusan yang harus dilakukan dengan musyawarah dan mufakat.
 
Dengan sistem manajemen berbasis sekolah ini, juga diharapkan adanya tanggung jawab orang tua, masyarakat dan pemerintah secara bersama-sama untuk bersama meningkatkan mutu pendidikan. Jika ini bisa dicapai, selanjutnya kompetensi antar sekolah bisa lebih terbentuk dengan sehat dan baik.
 

Prinsip Manajemen Sekolah

Ada 6 prinsip dasar dalam manajemen sekolah. Prinsip tersebut bisa diuraikan sebagai berikut.
Efisiensi.  Maksudnya dengan menggunakan modal yang sedikit diharapkan akan dicapai hasil yang maksimal.
 
Efektivitas. Prinsip efentivitas ini merujuk pada bagaimana ketercapaian tujuan yang diharapkan bisa dengan efektif.
Pengelolaan. Prinsip pengelolaan mengharuskan bagaimana bisa seorang manajer bisa memberdayakan semua sumber daya yang ada dengan sebaik-baiknya.
 
Pengutamaan tugas pengelolan. Prinsip ini menuntut bagaimana seorang manajer bisa membuat prioritas dalam pelaksanaan tugas serta dalam pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab.
 
Kerjasama. Prinsip kerjasama tentunya harus benar-benar diterapkan agar setiap elemen yang ada bisa membentuk kesatuan yang kuat dan mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
 
Kepemimpinan yang efektif. Prinsip ini mengandung arti bagaimana seorang manajer bisa memberikan pengaruh yang baik serta mampu membuat ajakan bagi yang lain agar bisa bersama-sama berusaha mencapai tujuan yang hendak dicapai.  

Suka Artikel Ini? Tetap dapatkan Informasi dengan Berlanggana via email

Comments

You must be logged in to post a comment.

Artikel Terkait
About Author

Calon Sarjana Ekonomi | Aktif Coret Coret di Internet