Pada terbitan sebelumnya telah diberikan contoh soal dan pembahasan mengenai harga pokok penjualan (HPP) dan jurnal penyesuaian persediaan barang. Menyambung hal tersebut, berikut kami terbitkan tentang contoh soal dan pembahasan mengenai laporan laba rugi perusahaan dagang.
Soal 1 : Menghitung Laba Bersih sebelum Pajak
Carilah laba bersih Usaha Dagang Cimporong Hanyuik di bawah ini.
Penjualan bersih Rp 100.000
Harga Pokok Penjualan Rp 50.000
Beban administrasi Rp 14.000
Beban Penjualan Rp 17.000
Pendapatan di luar usaha Rp 4.500
Beban diluar usaha Rp 3.000
Pembahasan :
Cara mencari laba bersih sebelum pajak sebagai berikut:
Penjualan bersih Rp 100.000
HPP (Rp 50.000)
Laba kotor Rp 50.000
Beban Administrasi Rp 14.000
Beban Penjualan Rp 17.000
(Rp 31.000)
Rp 19.000
Pendapatan diluar usaha Rp 4.500
Beban diluar usaha (Rp 3.000)
Rp 1.500
Laba bersih sebelum pajak Rp 20.500.
Soal 2 : Menghitung Laba Brutto
PT Geladir Benar memiliki catatan transaksi seperti di bawah ini.
Pembelian Rp 80.000
Penjualan Rp 120.000
Retur Pembelian Rp 5.000
Retur Penjualan Rp 6.000
Potongan Pembelian Rp 1.000
Potongan penjualan Rp 1.500
Beban Angkut pembelian Rp 2.000
Beban angkut penjualan Rp 3.000
Persediaan barang awal Rp 30.000
Persediaan barang akhir Rp 20.000
Berapakah laba brutto PT Geladir Benar di atas?
Pembahasan :
Penjualan Rp 120.000
retur penjualan Rp 6.000
potongan penjualan Rp 1.500
(Rp 7.500)
Penjualan bersih Rp 112.500
Persediaan barang awal Rp 30.000
Pembelian Rp 80.000
Beban angkut Rp 2.000
Rp 82.000
Retur pembelian Rp 5.000
Potongan pembelian Rp 1.000
(Rp 6.000)
Pembelian bersih Rp 76.000
Barang tersedia untuk dijual Rp 106.000
Persediaan barang akhir (Rp 20.000)
Harga pokok penjualan (HPP) ( Rp 86.000)
Laba Brutto Rp 26.500.
Sedemikian dulu contoh soal dan pembahasan mengenai menghitung laba rugi perusahaan dagang. Semoga banyak manfaat yang bisa didapat dengan adanya contoh soal dan pembahasan ini.

You must be logged in to post a comment.