Pembuatan Kertas Kerja Perusahaan Dagang

Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat untuk menutup akun-akun nominal seperti penjualan dan akun-akun lain yang terkait dengan pembelian, pendapatan dan beban. Selain itu jurnal penutup juga menutup akun / riil seperti prive. Akun-akun yang dibuat jurnal penutup, akun nominal akan ditutup ke akun ikhtisar laba rugi. Sementara itu, akun prive dan akun ikhtisar laba rugi akan ditutup ke akun modal.

Membuat jurnal untuk akun – akun pendapatan. Untuk menutup akun penjualan dan akun-akun lain yang terkait dengan penjualan serta akun pendapatan.

Penjualan                          Rp.xxxPendapatan Sewa             Rp.xxx   Retur penjualan dan pengurangan harga              Rp.xxx   Potongan penjualan                                              Rp.xxx   Beban Angkut penjualan                                      Rp.xxx   Ikhtisar laba rugi                                                   Rp.xxx

Membuat Jurnal penutup untuk akun-akun beban. Untuk menutup akun pembelian dan akun-akun lain yang terkait dengan pembelian serta beban-beban lainnya.

 

Ikhtisar laba-rugi              Rp.xxxRetur pembelian dan pengurangan harga    Rp.xxx   Pembelian                      Rp.xxx   Beban angkut pembelian  Rp.xxx   Beban Gaji                        Rp.xxx   Beban asuransi                  Rp.xxx   Beban penyusutan            Rp.xxx   Beban Listrik dan telepon Rp.xxx
Untuk menutup akun prive, Untuk menutup akun ikhtisar laba rugi.
Modal                                  Rp.xxx   Prive                                  Rp.xxx
Jika perusahaan mendapatkan laba, maka jurnal penutupnya :           Ikhtisar laba-rugi                 Rp.xxx                       Modal                      Rp.xxxJika perusahaan mengalami kerugian, maka jurnal penutupnya :           Modal                                  Rp.xxx                       Ikhtisar laba-rugi     Rp.xxx 
Neraca Saldo. Setelah ayat jurnal penutupan dipindahkan ke buku besar maka langkah selanjutnya adalah menyusun neraca saldo setelah penutupan. Sebgai akibatnya, semua akun nominal sudah tidak bersaldo lagi. Salso-saldo buku besar yang tertinggal hanyalah akun-akun riil yang terdiri dari akun harta, utangdan modal. Akun-akun inilah yang menjadi dasar pembuatan neraca saldo setelah penutupan pada awal periode berikutnya. 
Contoh soal kita liha yang berikut ini. Perhatikan neraca saldo Toko Nael per 31 Desember 2015 pada halaman 144. Berikut adalah data penyesuaian per 31 Desember 2015.
No
Nama Akun
Debet
Kredit
101
Kas
14.665.000
 
102
Persediaan Barang Dag
72.425.000
 
103
Asuransi Dibayar dimuka
1.812.500
 
110
Perlengkapan Kantor
2.752.500
 
111
Peralatan Kantor
34.910.000
 
112
Akum Peny Peral Kantor
 
1.830.000
201
Utang Dagang
 
10.000.000
301
Modal Darmadi
 
322.500.000
302
Prive Darmadi
12.500.000
 
401
Penjualan
 
322.500.000
402
Retur Penjualan & PH
28.720.000
 
501
Pembelian
198.080.000
 
502
Retur pembelian & PH
 
10.720.000
503
Pot Pembelian
 
4.950.000
511
Beban Angkut Pembelian
2.750.000
 
513
Beban gaji
30.550.000
 
508
Beban asuransi
   
510
Beban Perlengkapan Kantor
   
507
Beban Peny Peralatan kantor
   
519
Beban Serba Serbi
835.000
 
   
400.000.000
400.000.000


Persediaan barang dagang Rp 97500000,00. Persediaan perlengkapan kantor Rp 1375000,00. Asuransi ditutup tanggal 1 Januari 2005 untuk dua tahun. Penyusutan peralatan kantor tahun ini ditetapkan Rp 1625000,00. Gaji yang sudah menjadi hak karyawan sebesar Rp 2750000,00 belum dibayarkan. Buatlah ayat jurnal penyesuaian, Buatlah kertas kerja per 31 Desember 2005 dan Buatlah ayat jurnal penutup.

Suka Artikel Ini? Tetap dapatkan Informasi dengan Berlanggana via email

Comments

You must be logged in to post a comment.

Artikel Terkait
About Author

Calon Sarjana Ekonomi | Aktif Coret Coret di Internet